SDIT Pelangi Ajarkan Manasik Haji ke Siswa

Bandar Lampung-Menjelang hari raya Idul Adha, seluruh umat islam diberbagai dunia berkumpul di Mekkah untuk melaksanakan ibadah Haji. Ibadah haji masuk dalam rukun Islam ke 5 dan hukumnya wajib bagi yang mampu.

Melihat momen ini, SDIT Pelangi mengadakan latihan manasik haji untuk para siswa siswinya di Islamic Center Rajabasa. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan ke siswa, apa saja yang dilakukan umat muslim ketika melaksanakan ibadah haji, Kamis (31/08).

Drs. H. Marsitho, M.Pd selaku Kepala Sekolah mengutarakan bahwa kegiatan ini dipandang perlu diberikan agar siswa bisa langsung mempraktekkan teori ibadah haji yang sudah diberikan oleh guru di kelas.

“Kegiatan latihan manasik haji ini merupakan lanjutan dari pembelajaran teori ibadah Haji yang telah diberikan ke para siswa dikelas,  tujuannya agar siswa mengenal cara berhaji yang benar,” ungkap Marsito

Manasik Haji kali ini dibuat semirip mungkin seperti di Mekah Arab Saudi, ada replika Ka’bah dan maqom ibrohim. Untuk kenyamanan para siswa dalam belajar praktek manasik haji, siswa-siswi mengenakan baju putih-putih tidak menggunakan pakaian ikhram.

Zulkifli, S.Pd.I selaku guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dan pembimbing manasik haji SDIT Pelangi menambahkan kegiatan ini adalah salah satu cara untuk mengenalkan kepada para siswa tentang menjalankan rukun islam yang ke 5.

“Dalam peragaan manasik haji kali ini tidak hanya melakukan praktek saja, akan tetapi juga diiringi dengan bacaan-bacaan dan do’a-do’a seperti haji yang sebenarnya seperti di Baitullah, cuma durasinya praktek dipercepat saja,” tutur Pak Zul sapaan akrab guru berpostur tinggi ini

Dr. Andi Desfiandi, SE., MA selaku Ketua Yayasan Alfian Husin mengutarakan bahwa kegiatan manasik haji yang diikuti oleh siswa-siswi SDIT Pelangi, telah mengajarkan nilai agama dan moral yang kuat sejak dini, karena Haji adalah rukun Islam kelima sekaligus sebagai tanda penyempurna keislaman seseorang.

“Pembelajaran manasik haji sejak dini dapat memberikan gambaran atau bayangan ke para siswa tentang ibadah haji yang wajib dilaksanakan oleh umat islam, diharapkan pula dengan kegiatan ini dapat menjadi pengalaman bagi para siswa-siswi dan menjadi bekal jika dewasa nanti ingin melaksanakan ibadah haji atau umroh,” harap Andi (*)