Pengprov Shokaido Lampung Resmi Dikukuhkan, Ary Meizary Jabat Ketua

BANDAR LAMPUNG – Pengurus Besar (PB) Shotokan Kandaga Indonesia (Shokaido) mengukuhkan Pengurus Provinsi (Pengprov) Shokaido Lampung masa bakti 2019 – 2023, di Hotel Horison, Sabtu, (21/9/19).
Ketua PB Shokaido Indonesia, Marsma TNI (Purn) Djenniwarman mengatakan dengan pengukuhan dan pelantikan pengurus Provinsi Shokaido Lampung juga menambah jumlah pengurus provinsi. “Baru berumur lima tahun Shokaido telah memiliki 23 Pengprov. November mendatang juga akan digelar Munaslub di Sukabumi dan seluruh pengurus provinsi agar dapat hadir,” kata dia dalam sambutannya.


Dia menceritakan awal mula Shokaido berganti nama dari Kandaga Prana. “Karena setelah Kongres Forki 2019, Februari lalu sudah disepakati untuk merubah nama Kandaga Prana menjadi Shokaido. Kami sangat mengharapkan dedikasi yang tulus dalam mengembangkan karate di tingkat nasional maupun internasional kepada pengurus yang dikukuhkan,” bebernya.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteran Rakyat Pemprov Lampung, Irwan Sihar Marpaung mengucapkan selamat kepada Pengurus Shokaido Provinsi Lampung yang telah dilantik. “Shokaido merupakan mitra strategis pemerintah daerah dalam memajukan olahraga karate di Provinsi Lampung. Beban dan tanggung jawab Shokaido Provinsi Lampung bersama pemerintah dalam mengolahragakan karate kepada masyarakat,” ungkapnya.
Mantan Danrem 043 Gatam ini juga menyatakan olahraga karate dapat mengharumkan nama daerah baik diri sendiri maupun bangsa. “Saya percaya dengan saudara-saudara yang terpilih merupakan mitra strategis dalam membangun olahraga Lampung berjaya,” ujarnya.


Ketua Pengprov Shokaido Lampung, Ary Meizari Alfian, S.E., M.B.A., mengatakan Shokaido Provinsi Lampung baru didirikan pada awal tahun ini. Sekalipun belum lama didirikan, Shokaido Lampung sudah memiliki enam pengurus cabang yang tersebar di enam kabupaten/kota di Provinsi Lampung.
“Yang lebih membanggakan, Tim DJ Shotokan Kandaga Indonesia (Shokaido) Provinsi Lampung baru-baru ini berhasil menempati posisi enam dengan menggondol 8 emas, 3 perak, dan 2 perunggu dalam Open Tournament Karate Banyuasin di GOR Sedulang Setudung 7-9 September 2019 lalu,” kata dia.
Bahkan, dua bulan lalu juga anak-anak mampu meraih medali dengan 4 emas, 4 perak, dan 5 perunggu pada Syaiful Bahri Open Karate Cup di Lampung Utara. ”Ke depan, kami mencoba akan membuka Do-Jo Do-Jo lain di beberapa kesempatan guna mengembangan dan pelatihan atlet karateka yang bernaung di bawah Shokaido Provinsi Lampung,” terangnya.
Pengurus Shokaido Provinsi Lampung juga akan selalu dan selalu bersinergi dengan KONI Lampung dan pemerintah daerah serta Forki Lampung. “Terlebih, Pemerintah Daerah sudah bertekad fokus dalam prestasi olahraga Lampung,” ujarnya.
Pengukuhan dan pelantikan Pengprov Shokaido Lampung dilakukan Ketua PB Shokaido Indonesia Marsma TNI (Purn) Djenniwarman disaksikan Sekretaris Umum PB Shokaido Asril Azhari, Gubernur Lampung yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Irwan Sihar Marpaung, Danlanal Lampung Kolonel Laut (P) Albertus Agung Priyo S, Danrem 043 Gatam Kolonel Inf Taufik Hanafi.
Hadir pula pada pengukuhan itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Lampung Budhi Darmawan, Dandim 0410 Letkol Inf Romas Herlandes, Sekum Forki Lampung Heri Sadly, Rektor Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya Ir. Firmansyah YA, M.B.A., M.Sc., perwakilan KONI Lampung, dan perguruan karate di Provinsi Lampung. (**)