Mengenalkan Anak Belanja di Pasar Tradisional

Bandar Lampung – Pagi ini suasana playground Taman Bermain Pelangi tidak seperti biasanya, terpasang tenda-tenda kecil yang berisi dagangan seperti sayur-sayuran, mainan anak, ikan-ikanan, buah-buahan, jajanan pasar dan lain sebagainya, Jum’at (23/2).
Terlihat para guru berdandan menggunakan pakaian tradisional tempo dulu, lengkap dengan atribut keranjang gorengan dan jajanan pasar. Tampak para murid keluar dari kelas dan menuju ke lapak-lapak yang ada di halaman sekolah mereka. Ternyata Sekolah Taman Bermain Pelangi sedang mengadakan kegiatan mengenalkan pasar tradisional kepada para muridnya. Guru dan staff berperan menjadi penjual, sedangkan para murid berperan menjadi pembeli.
“Bu, saya mau beli cabe, bawang merah, dan bawang putih, seplastik berapa?,” tanya salah seorang murid kepada guru yang sedang berperan menjadi penjual
“Semuanya 5000,” jawab ibu guru sambil menyerahkan barang yang di belinya
Anak-anak lain pun melakukan hal yang sama, malah ada yang menawar harga yang sudah ditentukan oleh si penjual.
“Tadi ada murid yang pinter banget, dia nawar loh harga yang sudah saya berikan,” ungkap Filia selaku staff Taman Bermain Pelangi
Hidayati, selaku Kepala Sekolah Taman Bermain Pelangi menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu program unggulan Taman Bermain Pelangi, dan tentunya sangat di tunggu-tunggu oleh para murid.
Tahun ini mengambil tema ‘Asyiknya Berbelanja di Pasar Tradisional’, diharapkan anak-anak mengetahui aktivitas yang terjadi di pasar tradisional.
“Program Pasar Tradisional ini mengajarkan ke anak tentang proses jual beli yang ada di pasar tradisional, untuk mendapatkan barang yang diinginkan, mereka harus menukarnya dengan nominal uang tertentu, sesuai dengan harga barangnya, kita mengajarkan prosesnya maka kita mengubah playground ini menjadi pasar tradisional,” ungkap Hida saat ditemui disela-sela kegiatan
Ketua Yayasan Alfian Husin, Dr. Andi Desfiandi, SE., MA mengungkapkan bahwa anak umur dibawah 5 tahun ini mempunyai rasa keingintahuan yang tinggi, sehingga mengenalkan kegiatan-kegiatan di luar rumah akan membantu si anak untuk mengetahuilebih banyak tentang lingkungan disekitarnya. Tentunya ini akan berdampak pada sistem motorik dan daya tangkap si anak saat merespon sesuatu.
“Pasar Tradisional Taman Bermain Pelangi membantu anak untuk mengenal kegiatan yang ada di pasar tradisional, dimana disana ada penjual dan si pembeli, anak juga dilatih untuk lebih berani berkomunikasi dengan orang lain serta melatih kemandirian dan bertangungjawab atas apa yang dilakukannya,” ungkap Andi