Ketua Yayasan Alfian Husin : Dr. Andi Desfiandi, SE., MA Ajak Mahasiswa Baru Darmajaya Menjadi Salah Satu Penggerak Ekonomi Digital

IMG_89581

Bandar Lampung-Ketua Yayasan Alfian Husin, Dr. Andi Desfiandi, SE., MA mengajak mahasiswa baru Darmajaya untuk ikut berkontribusi dalam perubahan dunia dan Indonesia yang begitu cepat, saat ini dunia sudah memasuki era revolusi industri ke 4 yang ditandai era digitalisasi di hampir sebagian besar aspek kehidupan. Dalam sambutannya di acara pembukaan ORIES Darmajaya 2017, ia mengungkapkan bahwa tren ekonomi dan industri sudah bergeser dari analog/konvensional ke digital, dimana saat ini industri digital sudah mendominasi sebagian besar aktifitas ekonomi. Salah satu tandanya adalah perubahan perilaku konsumen yang sering menggunakan teknologi digital untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari. Konsumen saat ini lebih memilih berbelanja apa saja melalui media daring (e-commerce atau market place) seperti melalui gojek, tokopedia, lazada, bukalapak, tiket.com, traveloka, dll. Konsumen lebih memilih berbelanja apapun melalui online daripada ke toko, pusat perbelanjaan dan sebagainya.

Fenomena tersebut diperkuat oleh investor asing yang ingin menanamkan modalnya ke beberapa perusahaan e-commerce yang dipunyai oleh anak bangsa. Gojek, Tokopedia, dan Lazada merupakan beberapa contoh perusahaan bergerak di bidang e-commerce/digital yang dimiliki anak bangsa. Saat ini 3 perusahaan itu sudah dibeli sebagian sahamnya oleh investor dari luar negeri, salah satunya perusahaan e-commerce terbesar di Cina yaitu Alibaba, sudah menginvestasikan dananya puluhan triliun rupiah untuk membeli sebagian saham. Itu membuktikan pasar digital di Indonesia tumbuh sangat pesat dan tingkat kepercayaan dunia terhadap e-commerce di Indonesia sangat tinggi. Bahkan pemerintah melalui menteri Menkoinfo-Rudiantara menargetkan di tahun 2020 menjadikan Indonesia sebagai Negara Digital Ekonomi terbesar di Asia Tenggara dengan menguasai pendapatan e-commerce lebih dari 50%. Sebagai ilustrasi saja transaksi penjualan e-commerce dunia tahun 2020 diprediksi mencapai sekitar 50 ribu triliun rupiah sementara transaksi e-commerce di Indonesia diprediksi akan mencapai 2,000 triliun rupiah di tahun 2020. Sementara transaksi di tahun 2015 saja sudah mencapai hampir 300 triliun rupiah dengan kenaikan rata-rata setiap tahunnya sekitar 40%.

Ini merupakan peluang untuk para mahasiswa baru yang berkuliah di Darmajaya, karena di kampus ini berkomitmen ingin mencetak pengusaha dan para technopreneur muda untuk menjadi bagian dari para pelaku usaha ekonomi digital.

“Perubahan prilaku konsumen yang berubah ke arah digital menuntut kita untuk adaptif terhadap perubahan, kalian harus bisa menjadi salah satu penggerak dan mengambil manfaat dari perubahan ini. Menciptakan aplikasi serta peluang-peluang usaha lain melalui start up dibidang e-commerce yang dibutuhkan masyarakat karena peluangnya masih sangat luas, ” tandas Andi

Tak lupa ia juga menghimbau kepada mahasiswa agar tidak menjadi mahasiswa KUPU-KUPU (Kuliah Pulang), karena di kampus banyak sekali organisasi yang bisa membantu meningkatkan kualitas diri agar membentuk karakter mahasiswa tangguh.

“Di kampus Darmajaya ini banyak sekali kegiatan, pilihlah organisasi untuk mengembangkan diri, selama kalian kuliah di kampus biru ini kalian bisa memilih berbagai macam organisasi karena ini akan membentuk karakter kalian, mengembangkan potensi kalian dan sebagai investasi saat kalian berada di dunia kerja, maka raihlah kesempatan-kesempatan yang diberikan oleh Darmajaya agar semua cita-cita kalian saat ini bisa terwujud,” harap Andi

Selain itu Andi juga mengingatkan mahasiswa-mahasiswa baru agar juga mengantisipasi implikasi negatif akibat dunia digital tanpa batas ini, jangan sampai pengaruh negatif yang diserap sehingga akhirnya malah menghancurkan diri sendiri dan bangsa. Mahasiswa dan kita semua wajib memperkuat iman dan takwa serta kearifan lokal agar mampu membentengi diri dari pengaruh-pengaruh negatif akibat perubahan. Perubahan harus kita hadapi dengan bijak dan cerdas karena perubahan adalah kepastian yang tidak bisa ditolak oleh apapun dan siapapun.

Pembukaan ORIES Darmajaya 2017 dilaksanakan di Lapangan Futsal dan diikuti oleh 1.173 mahasiswa baru dan dihadiri oleh Rektor Darmajaya beserta jajarannya, hadir juga tamu undangan yaitu Bapak H. R. Adipati Surya, SH., MH selaku Bupati Waykanan dan H. Helmi Hasan, SE selaku Walikota Bengkulu untuk memberikan motivasi menjadi “orang sukses” kepada ribuan mahasiswa peserta ORIES. Mengusung tema membentuk mahasiswa yang berakhlak mulia, kreatif dan berjiwa technopreneur berbasis teknologi informasi, Ories Darmajaya akan berlangsung selama 4 hari (12-15 September 2017).