Darmajaya Gelar Talk Show Pariwisata Bersama Bupati Pesawaran

Bandar Lampung –  Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya Lampung gelar talk show pariwisata bertema “Pengembangan E-tourism Sebagai Strategi Promosi Zaman Now”. Acara yang diselenggarakan di Aula Gedung Alfian Husin lantai 3 IIB Darmajaya itu, menghadirkan pembicara yaitu Dendi Ramadhona selaku Bupati Pesawaran, Friandi Indrawan selaku Sekretaris BPD Perhimpunan Hotel & Restaurant Indonesia Lampung, dan Prof. Zulkarnain Lubis selaku Akademisi IIB Darmajaya, Selasa (18/12/2018).

Dalam sambutannya, Dendi berkata bahwa antara Kabupaten Pesawaran dan Kampus IIB Darmajaya sudah terjalin kerjasama lama. Berkat program-program dari dosen dan mahasiswa Darmajaya yang berinisiatif memberi penyuluhan kepada masyarakat serta mendampingi mereka dalam membangun desanya, akhirnya salah satu desa di Pesawaran mendapatkan penghargaan nasional.

“Alhamdulillah belum lama ini, di bulan November 2018, salah satu desa di Kabupaten Pesawaran mendapatkan penghargaan nasional, yaitu Desa Hanura yang dinobatkan menjadi desa terbaik tingkat nasional berdasarkan pengukuran Indeks Desa Membangun (IDM) tahun 2018, ini berkat IIB Darmajaya pula yang ikut membangun desa itu dengan memberikan menyuluhan dan melakukan pendampingan kepada warga disana,” papar Dendi

Ketua Yayasan Alfian Husin, Dr. Andi Desfiandi, SE., MA mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Bupati Pesawaran, menurutnya ia adalah satu-satunya Kepala Daerah di Lampung yang konsen akan perkembangan pariwisata.

“Jangan bilang orang Lampung kalau belum pernah ke pantai Pahawang, pantai ini menjadi magnet bagi wisata domestik dan manca negara karena kalian bisa snorkeling dan melihat keindahan taman laut yang indah,” papar Andi

Ia berkata bahwa sektor pariwisata Indonesia menjadi sumber pendapatan devisa negara terbesar kedua setelah sawit bahkan tahun depan bisa menjadi yang terbesar. Maka sudah seharusnya kita sadar bahwa sektor ini harus dikelola dengan baik dan mengkombinasikan kearifan lokal setempat dengan teknologi yang berkembang sehingga memiliki daya saing yang tinggi.

“Alhamdulillah kita diberkahi negara yang sangat kaya, tak hanya migas, kelapa sawit, emas dan lain-lain yang ada di Indonesia, tapi kita memiliki alam yang begitu indah dan kearifan lokal yang beragam dan dapat di explore menjadi objek pariwisata yang unik,” papar Andi

Ia berharap sektor pariwisata ini tidak hanya menjual keindahan alam saja tapi juga mampu menjaga kelestarian alam dan budaya dengan mengedepankan pelayanan yang prima. Sehingga para wisatawan baik nusantara maupun mancanegara akan lebih berkesan dan ingin datang kembali ke Lampung. Dia juga berpesan agar konsep pariwisata yang akan dikembangkan berbasis konservasi dan juga memanfaatkan teknologi digital serta  menerapkan “creative tourisme”, dan mengajak seluruh masyarakat terlibat dalam aktifitas kepariwisataan agar manfaatnya, terutama manfaat ekonominya juga dirasakan oleh seluruh masyarakat.

Sebagai penutup dilakukan memorandum of understanding (MOU) antara Kabupaten Pesawaran yang diwakili oleh Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona dengan kampus IIB Darmajaya yang diwakili oleh Ketua Yayasan Alfian Husin, Dr.Andi Desfiandi, SE., MA, kerjasama ini meliputi Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan, serta pengabdian kepada masyarakat. (*F/HumasYayasanAlfianHusin)